indonesiaku bukan indonesia-indonesiaan

Indonesia adalah negara kepulauan. Terdiri dari beribu-ribu pulau. Bermacam-macam suku bangsa, bahasa, adat-istiadat, budaya. Bhineka tunggal ika, menyatukan seluruh rakyat Indonesia dalam satu kesatuan. Mulai dari anak TK, sampai pemain bola, bangga menyandang lambang negara burung garuda di dadanya. Walau entah apa yang terjadi sekarang.

Korupsi dimana-mana. Mulai dari maling kelas teri sampai maling berdasi, saling bersaing memperebutkan harta yang bukan hak-nya. Mereka semua saling menyalahkan. Saling menuduh. Para wakil rakyat-pun tak mau kalah. Ada yang cuma saling adu mulut. Ada juga yang saling adu tinju.

Kemana hilangnya budaya bangsa Indonesia? Kemana hilangnya para empu-empu pembuat keris-keris (senjata dan juga warisan leluhur kita)? Kemana hilangnya para keturunan Syailendra (para arsitek2 leluhur kita)? Kemana hilangnya jiwa kepemimpinan para raja-raja penguasa Nusantara, yang dulu sanggup menyatukan Nusantara? Kemana hilangnya para keturunan wali songo yang menegakkan panji2 Islam? kemana hilangnya para keturunan Jendral Soedirman, Pangeran Diponegoro, bung Tomo dan seluruh pahlawan2 Indonesia yang rela mengorbankan nyawanya demi persatuan Indonesia? Sekarang ini, yang ada hanya keturunan Ken Arok, yang menusuk orang yang membuatkan keris yang menjadikannya raja.

Dimana terdengarnya gaung Reog Ponorogo? Di negeri tetangga kita? Baju batik, kebaya, wayang dll? Di negeri tetangga? Candi Borobudur tergusur dari keajaiban dunia, salah siapa? Pulau Komodo tidak termasuk 100 besar keajaiban dunia, salah siapa? Pemimpin, Presiden, Pemerintah, Pengurus yayasan, para penjaga, atau kita sendiri? Kita sebagai warga negara Indonesia, bertanggung jawab atas warisan leluhur kita. Menjaganya. Memeliharanya. Apa masih ada orang yang menyuguhkan wayang pada pesta perkawinannya (bagi para orang Jawa)? Apa masih ada yang peduli dengan warisan leluhur kita? Apa masih ada yang peduli dengan Tradisi, adat-istiadat, budaya, bahkan kesenian kita? Kalau kita sendiri tidak peduli, jangan marah kalau kebudayaan kita diambil orang. kalau memang kita masih peduli, mari kita pelihara. Mari kita jaga. Bersama-sama.

4 Response to "indonesiaku bukan indonesia-indonesiaan"

  1. Joe says:

    nice post sob...
    apa lagi judulnya keren banget dech...
    sukses buat sobat...

    wah bagus banget nih sob..

    Oh ya salam kenal n sukses selalu...

    Oh ya anda sudah saya follow...follow balik ya??hehe...

    di http://najibblog2010.blogspot.com

    tugala says:

    Indonesia tanah air beta dimanapun aku berada engkau takkan aku lupakan.

    Nice Post Brow

    Pak Liek says:

    budaya kita adalah warisan dari nenek moyang ... siapa lagi kalau yang menjaga dan melestarikan kalau bukan kita-kita .... tapi bukan warisan budaya korupsi yang dipelihara ....

Post a Comment

Comment plese, if you dropping by....

Powered by mhabibie